11 Prinsip Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Sehari-hari

33

Sariawan, gusi bengkak, bau mulut, atau gigi berlubang adalah beberapa contoh kesehatan gigi dan mulut yang buruk. Padahal, masalah gigi atau gusi tak hanya membuat kita sulit makan atau bicara.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kesehatan mulut dan gigi yang buruk dapat menyebabkan berbagai komplikasi penyakit berbahaya.

Bakteri di mulut yang bisa berbahaya dikenal sebagai mikrobioma oral. Bakteri hidup di pipi bagian dalam, lidah, langit-langit, amandel, dan gusi. Jika lingkungan di dalam mulut terlalu asam, lembab, dan kotor, bakteri penyebab penyakit bisa berkembang biak.

Tak hanya di mulut, bakteri bisa masuk ke aliran darah sehingga bisa berpindah ke jantung, usus, dan otak. Salah satu bakteri berbahaya yang dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada tubuh adalah Porphyromonas gingivalis (Pg) yang termasuk bakteri penyebab masalah gusi.

SEBUAH studi dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Louisville menunjukkan bahwa jumlah Pg di otak penderita Alzheimer lebih tinggi dari pada otak orang sehat. Ini menunjukkan bahwa mikrobioma oral dapat berpindah ke otak dan menyebabkan infeksi.

Maka dari itu, berikut cara mudah menjaga kesehatan mulut sehari-hari.

Kebiasaan sehari-hari menjaga kesehatan gigi dan mulut

1. Jangan menyikat gigi terlalu keras

Salah satu tujuannya sikat gigi menghilangkan plak gigi. Namun, jika Anda menyikat gigi terlalu keras, gesekan tersebut dapat merobek gusi dan mengikis enamel gigi yang relatif tipis. Akibatnya, gigi Anda menjadi lebih sensitif.

Selain itu, cara menyikat gigi yang tidak tepat dapat membuat plak gigi bahkan menumpuk dan mengeras yang dapat menyebabkannya radang gusi (radang gusi). Menyikat gigi harus dilakukan dengan lembut dengan gerakan memutar dan memijat gigi selama sekitar dua menit.

2. Gosok gigi secara teratur

Dikutip dari Klinik Mayo, Asosiasi Gigi Amerika merekomendasikan untuk menyikat gigi secara teratur dua kali sehari. Karena menyikat gigi bermanfaat untuk membersihkan sisa makanan dan plak yang mengandung bakteri di dalamnya.

Dikutip dari The American Dental Association, teknik menyikat yang tepat dan benar, yaitu:

  1. Coba posisikan sikat gigi pada sudut 45 derajat menghadap gusi
  2. Mulailah menggerakkan sikat gigi secara perlahan
  3. Bersihkan bagian luar, dalam, dan permukaan gigi untuk mengunyah
  4. Gunakan ujung sikat untuk membersihkan bagian dalam gigi depan Anda

Selain menyikat gigi, Anda juga dianjurkan untuk melakukannya sikat lidah guna menghilangkan kuman atau plak yang menempel di lidah.

3. Gunakan pasta gigi berfluorida

Fluor merupakan unsur alami yang bisa Anda temukan di dalam rahim pasta gigi.

Fluorida diserap oleh tubuh dan kemudian digunakan oleh sel-sel yang membentuk gigi Anda untuk memperkuat enamel gigi. Fluorida juga merupakan pertahanan utama terhadap kerusakan gigi yang bekerja dengan melawan kuman dan memberikan perlindungan alami untuk gigi Anda.

4. Menggunakan benang gigi

Jika tidak sempat menyikat gigi setelah makan, Anda bisa mencegah sakit gigi dengan menggunakan benang gigi. Benang gigi mampu membersihkan partikel dan plak yang tertinggal dan masih menumpuk karena sulit dijangkau.

5. Menggunakan obat kumur atau berkumur dengan larutan garam

Selain menghilangkan bau mulut, obat kumur juga bisa diandalkan untuk mencegah sakit gigi. Kandungan dalam obat kumur tersebut diklaim mampu mengontrol pertumbuhan bakteri sekaligus mengurangi plak yang masih menempel.

Selain berkumur dengan obat kumur, Anda juga bisa menggunakan cara alami untuk mencegah sakit gigi yaitu dengan rutin berkumur dengan air garam.

Larutan disinfektan alami dalam garam juga dapat menyembuhkan luka dan meredakan sakit tenggorokan.

6. Kunyah permen karet

Mengunyah permen karet bebas gula dipercaya dapat meningkatkan air liur di rongga mulut. Peningkatan aliran saliva ini membantu menetralkan dan menghilangkan asam yang dihasilkan saat makanan dipecah oleh bakteri dalam plak gigi.

Saat Anda mengunyah permen karet, air liur juga dapat membantu mengurangi plak, memperkuat gigi, dan mencegah gigi berlubang.

7. Jangan merokok

Tembakau dapat menyebabkan gigi menguning dan bibir menjadi hitam. Merokok juga meningkatkan risiko terkena penyakit gusi kanker mulut. Karena itu, itu baik untukmu berhenti merokok untuk menghindari masalah gigi dan mulut.

8. Minum lebih banyak air

Air putih merupakan minuman terbaik untuk kesehatan Anda, termasuk untuk kesehatan mulut. Minum air putih dapat membantu menghilangkan beberapa efek negatif makanan dan minuman yang menempel pada gigi Anda.

9. Batasi konsumsi makanan manis dan asam

Konsumsi makanan manis sebaiknya tidak berlebihan. Jenis makanan ini diubah menjadi asam oleh bakteri di mulut yang kemudian dapat menggerogoti email gigi Anda.

Makanan manis bisa menghasilkan asam yang bisa menyebabkan gigi berlubang dengan cepat. Tidak perlu sama sekali berhenti mengonsumsi gula atau makanan manis, cukup batasi jumlah yang Anda konsumsi.

10. Makan makanan bergizi

Sama halnya dengan air, makan makanan bergizi juga baik untuk kesehatan gigi dan mulut anda. Makanan bergizi seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran, dan produk susu dapat memberi Anda nutrisi yang Anda butuhkan.

Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa lemak omega-3 yang sehat dalam makanan laut mengurangi risiko peradangan, sehingga menurunkan risiko penyakit gusi.

11. Periksakan gigi secara rutin ke dokter

Cara yang satu ini harus Anda lakukan untuk mencegah sakit gigi. Meski setiap orang memiliki kondisi mulut dan gigi yang berbeda, namun disarankan untuk memeriksakan gigi secara rutin setiap 6 bulan sekali.

Rutinitas yang dalam periksakan gigi Anda ke dokter dapat membantu Anda menemukan masalah gigi dan mulut sebelum terlambat.

Pos 11 Prinsip Menjaga Kesehatan Mulut dan Gigi Harian muncul pertama kali di Hello Sehat.