Bagaimana Mengetahui Sabun Mandi yang Bagus untuk Kulit?

16

Setiap orang pasti memiliki selera masing-masing dalam memilih sabun mandi. Namun, memilih sabun mandi yang tepat sesuai dengan jenis kulit Anda sebenarnya merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan kulit itu sendiri.

Pemilihan sabun mandi harus disesuaikan dengan kebutuhan kulit. Apalagi jika Anda memiliki jenis kulit sensitif, kering, atau terlalu berminyak. Lantas, bagaimana cara memilih sabun mandi yang aman dan sehat?

Bagaimana sabun membersihkan kulit?

sabun adalah

Sabun adalah segala macam bahan pembersih yang terbuat dari asam lemak. Sederhananya, sabun bekerja dengan cara membersihkan kulit dari kotoran, keringat, dan sebum (minyak yang diproduksi tubuh secara alami) pada kulit.

Zat yang berperan dalam hal ini adalah surfaktan. Surfaktan adalah bahan kimia yang menstabilkan campuran minyak dan air dalam proses pembuatan sabun. Selain sabun, surfaktan juga bisa ditemukan di lotion badan, parfum, dan produk pembersih semacam itu.

Minyak dan air yang merupakan bahan baku sabun tidak bisa bercampur dengan air. Jadi, peran surfaktan dalam sabun tidak hanya untuk membersihkan, tetapi juga membuat sabun mudah luntur dengan air.

Tak hanya itu, surfaktan dalam sabun mandi juga membantu proses pengelupasan sel kulit mati alias eksfoliasi secara alami. Cara kerjanya dengan cara mengangkat sel kulit mati dari lapisan kulit terluar agar sel baru bisa tumbuh.

Meski bermanfaat, surfaktan juga memiliki efek buruk pada bagian luar kulit yang disebut stratum corneum. Jika tidak digunakan dengan benar, bahan kimia tersebut dapat merusak fungsi pelindung kulit, meningkatkan risiko iritasi dan infeksi bakteri.

Tips memilih sabun sesuai jenis kulit

sabun untuk alergi

Ada banyak jenis sabun, tetapi yang terbaik adalah yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Setelah mengetahui jenis dan kebutuhan kulit Anda, berikut ini berbagai macam sabun yang bisa Anda pilih.

1. Kulit sensitif

Jenis kulit ini bisa sedikit rumit dalam hal perawatan. Salah pilih sabun yang bisa menyebabkan iritasi pada kulit. Untuk mencegah iritasi, orang dengan kulit sensitif sebaiknya menggunakan sabun mandi yang tidak memiliki pewarna dan pewangi.

Selain itu, pastikan sabun yang Anda pilih memiliki nilai pH yang seimbang. Nilai pH menentukan tingkat keasaman kulit Anda. Kulit yang sehat memiliki pH antara 4,7 – 5,75. Apalagi kulit akan lebih kering dan rentan iritasi.

Anda juga bisa mencari sabun mandi yang mengandung bahan organik, seperti sabun mandi kambing. Pasalnya, sabun yang memiliki bahan organik cenderung tidak memiliki bahan pengawet untuk mengurangi efek samping yang berdampak buruk bagi kulit Anda.

Meski begitu, perlu diingat bahwa tidak semua bahan dalam sabun mandi kulit sensitif cocok untuk Anda. Sabun yang cocok untuk satu orang mungkin tidak cocok untuk orang lain. Jika ragu, cara terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter kulit.

2. Kulit kering

Sabun mandi terbaik untuk kulit kering adalah yang mengandung pelembab. Carilah sabun dengan bahan ringan yang mengandung gliserin, karena gliserin dapat mengunci kelembapan pada jaringan kulit lebih lama.

Selain pelembab alami seperti gliserin, Anda juga bisa memilih sabun mandi yang mengandung berbagai bahan organik. Cari kandungan minyak zaitunnya, mentega kakao, lidah buaya, minyak kelapa, minyak jojoba, atau alpukat jika kulit Anda kering.

Hindari juga penggunaan sabun deterjen atau antibakteri. Kedua bahan tersebut dapat mengiritasi kulit dan membuatnya semakin meradang. Ini karena deterjen dan bahan kimia keras serupa menghilangkan minyak alami dari kulit.

Segudang Manfaat Masker Lidah Buaya dan Tips Membuatnya

3. Kulit berminyak

Memiliki kulit berminyak adalah masalah yang tidak akan pernah berakhir jika tidak ditangani dengan baik. Pasalnya, kulit membuat berminyak dandan mudah memudar, rentan berjerawat, dan membuat Anda ingin mandi sepanjang waktu karena lengket dan sifat berminyak.

Jika Anda memiliki jenis kulit seperti ini, Anda bisa menggunakan sabun antibakteri ringan yang mengandung gliserin. Pilih juga sabun mandi yang tidak mengandung bahan kimia dan detergen agar tidak terjadi iritasi dan minyak berlebih.

4. Kulit kombinasi

Karena terdiri dari kulit kering dan berminyak, kulit kombinasi perlu dibersihkan secara khusus menggunakan produk yang berbeda. Meski begitu, hal utama yang perlu Anda cari dalam sabun mandi adalah keterangan bebas deterjen.

Gunakan sabun pelembab pada area kulit yang lebih kering. Sedangkan kulit berminyak perlu dibersihkan dengan sabun yang mengandung benzoil peroksida. Ini bertujuan untuk mencegah terjadinya peradangan atau jerawat di tubuh.

Bisakah Anda mengganti sabun mandi?

bahaya sabun antiseptik pada kulit

Sebenarnya efek sabun bisa bermacam-macam karena sangat tergantung dari kondisi kulit masing-masing orang. Karena itu, kebiasaan mengganti sabun mandi mungkin hanya berdampak pada mereka yang memiliki kulit sensitif.

Semua produk pembersih pada dasarnya memiliki bahan yang sama. Apa pun bentuk sabun mandi yang Anda gunakan, semuanya mengandung surfaktan. Namun, tidak sedikit dari produk tersebut yang menggunakan bahan kimia yang berbeda.

Misalnya, bahan kimia yang digunakan sebagai pewarna dan pewangi sabun akan berbeda di beberapa produk. Mengganti sabun dapat meningkatkan risiko kulit Anda terpapar bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit atau masalah kulit lainnya.

Karena itu, cobalah mulai memilih sabun mandi yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Hal ini agar Anda bisa merasakan manfaat yang maksimal dan terhindar dari kulit kering serta efek samping lainnya.

Postingan Cara Mengetahui Sabun Yang Baik Untuk Kulit? muncul pertama kali di Hello Sehat.