Bolehkah Menggunakan CTM Sebagai Obat Tidur?

17

CTM atau chlorpheniramine maleate adalah obat untuk mengatasi gejala alergi. Namun, belakangan CTM juga digunakan sebagai obat tidur oleh banyak orang. Efek samping CTM yang bisa menyebabkan kantuk membuat orang yang sulit tidur mengira bisa menggunakan obat ini untuk membantu tidur. Artinya, penggunaan obat ini untuk tidur sudah tidak semestinya. Lalu, apakah aman menggunakan CTM sebagai pil tidur?

Apa itu CTM?

CTM adalah obat yang dapat digunakan untuk mengatasi reaksi alergi, termasuk anafilaksis. Selain itu, obat CTM juga dapat digunakan untuk mengobati masuk angin, rinitis, atau alergi yang berhubungan dengan saluran pernapasan lainnya. Obat ini merupakan obat yang mengandung antihistamin, sehingga dapat menghentikan kerja histamin dalam tubuh yang dapat menimbulkan reaksi alergi.

Apakah CTM adalah pil tidur?

CTM bukanlah pil tidur. Meski efek samping CTM adalah rasa kantuk setelah meminumnya, namun CTM tidak tepat digunakan sebagai obat tidur. Penggunaan CTM untuk obat tidur merupakan salah satu bentuk penyalahgunaan obat.

Jika Anda mengalami gangguan tidur, mungkin yang salah adalah gaya hidup Anda. Misalnya, minum kopi beberapa jam sebelum tidur yang membuat Anda tidak bisa tidur atau waktu tidur Anda lebih larut dari waktu Anda biasanya tidur.

Jadi, jangan terburu-buru minum obat jika mengalami gangguan tidur. Jika masalah tidur yang Anda alami sering terjadi dan mengganggu kehidupan sehari-hari, sebaiknya bicarakan masalah tidur Anda dengan dokter. Dokter akan meresepkan obat tidur sesuai kebutuhan Anda.

Apa efek samping dari CTM sebagai pil tidur?

Meskipun kebanyakan pil tidur juga mengandung antihistamin (seperti yang ditemukan di CTM), penggunaan CTM sebagai pil tidur masih kurang akurat. Selain itu, semakin lama Anda menggunakan CTM sebagai pil tidur, semakin kecil kemungkinan obat tersebut membuat Anda mengantuk.

Mengapa? Karena toleransi tubuh Anda terhadap efek sedatif (menenangkan dan mengantuk) antihistamin dapat berkembang pesat. Akibatnya, Anda mungkin menggunakan lebih banyak dosis CTM untuk membuat Anda mengantuk. Hal tersebut tentunya tidak baik dan dapat menimbulkan efek samping bagi kesehatan.

Dosis tunggal CTM untuk orang dewasa adalah 4 mg / hari. Sedangkan batas penggunaan CTM dalam sehari maksimal 24 mg / hari. Jika Anda mengonsumsi CTM dengan dosis yang melebihi batas yang disarankan, efek samping dapat terjadi.

Beberapa efek samping yang dapat terjadi akibat penggunaan CTM adalah:

  • Pusing
  • Mulut, hidung dan tenggorokan kering
  • Sembelit
  • Penglihatan kabur
  • Detak jantung lebih cepat dan tidak teratur
  • Merasa gugup atau gelisah
  • Perubahan suasana hati
  • Gemetar atau kejang
  • Tubuh mudah memar atau berdarah
  • Sulit untuk bernafas
  • Anda sering buang air kecil atau tidak sama sekali

Jika mengalami efek samping tersebut, sebaiknya hentikan penggunaan CTM dan segera konsultasikan ke dokter.

Pos Bisakah Anda Menggunakan CTM Sebagai Obat Tidur? muncul pertama kali di Hello Sehat.