Cara Cuci Muka yang Benar Agar Kulit Bebas dari Kotoran

18

Mencuci wajah biasanya terlihat sederhana. Basahi wajah terlebih dahulu, tuangkan sabun wajah dan usapkan pada wajah, lalu bilas hingga bersih. Namun, cara mencuci muka yang benar belum tentu sama untuk semua orang.

Cara mencuci muka dengan benar sesuai jenis kulit

Sering mencuci muka bikin jerawat

Sebelum mulai membersihkan wajah, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengenali jenis kulit Anda. Kulit sehat terbagi menjadi kulit berminyak, kering, kombinasi, dan normal. Selain itu ada jenis kulit lain yang disebut dengan kulit sensitif.

Selain mengenali jenis kulit, pahami juga masalah kulit yang Anda miliki. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya masalah lebih lanjut akibat bahan-bahan tertentu dalam pembersih wajah yang mungkin tidak cocok untuk kulit Anda.

Setelah itu, Anda bisa mulai mencuci muka dengan mengikuti pedoman yang diuraikan sebagai berikut.

1. Kulit berminyak

Cuci tangan Anda sebelum menyentuh wajah Anda. Jika tangan Anda kotor, bakteri atau debu bisa menempel di kulit Anda sehingga menimbulkan jerawat. Jangan lupa ikat rambut kalau sudah cukup panjang.

Bersihkan dulu jenazahnya dandan atau kotoran yang menempel pada pakaian pembersih susu dan toner pada tahap pertama. Oleskan lotion ke kulit wajah secara merata dengan gerakan memijat, lalu bersihkan dengan bola kapas yang dibasahi toner.

Basuh wajah dengan sabun wajah khusus untuk jenis kulit berminyak. Bersihkan secara menyeluruh, terutama pada Zona-T yang terdiri dari dahi, hidung, dan dagu. Kemudian, bilas dengan air sampai Anda merasakan semua sabun telah dibilas.

Anda juga bisa menggunakan spons wajah atau bola kapas untuk membersihkan sisa pembersih dari wajah Anda. Mencuci wajah dengan air dingin akan menutup pori-pori terbuka dan meningkatkan sirkulasi darah.

Keringkan wajah Anda dengan menepuknya dengan handuk atau menggosoknya dengan lembut. Gunakan handuk khusus untuk wajah, bukan handuk yang digunakan untuk mandi. Jangan pula menggosok kulit di wajah Anda secara langsung.

Saat wajah masih setengah lembap, gunakan toner untuk membersihkan sisa riasan, debu, dan sabun yang tidak terlihat. Toner juga berfungsi untuk melembabkan kulit, mengecilkan pori-pori, menghilangkan minyak, dan melembutkan kulit.

Jangan lupa gunakan moisturizer begitu toner mulai mengering. Pilih pelembap untuk kulit berminyak yang nonkomedogenik, bebas minyak, dan berbahan dasar air atau gel.

Perbedaan antara Essence dan Serum dalam Seri Perawatan Kulit

2. Kulit kering dan sensitif

Berbeda dengan kulit berminyak, pemilik kulit kering dan sensitif hanya perlu mencuci muka sekali dalam sehari. Ini karena terlalu sering mencuci wajah dapat menghilangkan minyak alami, membuat kulit menjadi kering dan berisiko mengalami iritasi.

Pastikan Anda mencuci tangan sebelum menyentuh wajah Anda. Lalu, bersihkan sisanya dandan dan kotoran di wajah dengan cara yang sama seperti membersihkan kulit berminyak. Menggunakan pembersih dan toner sebagai langkah pertama pembersihan ganda.

Cuci muka dengan sabun khusus untuk kulit kering dan sensitif. Sabun untuk jenis kulit ini biasanya mengandung minyak, ceramides, gliserin, dan bahan kimia eksfoliator yang lebih lembut di kulit. Sabun mungkin juga tidak berbusa.

Gosokkan sabun ke seluruh wajah Anda dengan gerakan memutar. Setelah itu bilas dengan air hangat atau dingin. Sebaiknya jangan gunakan air hangat, karena suhu air yang tinggi bisa membuat kulit Anda kering.

Setelah tidak ada sisa sabun, keringkan wajah sama seperti saat Anda mengeringkan wajah berminyak. Gunakan handuk wajah khusus dengan bahan yang lebih lembut dengan menepuknya secara lembut, bukan menggosoknya.

Kulit kering dan sensitif membutuhkan kelembapan ekstra. Oleh karena itu, segera aplikasikan pelembab pada kulit kering dan sensitif segera setelah Anda selesai mencuci muka. Tolong pilih pelembab dengan minyak mineral, gliserin, dan ceramide.

Satu hal yang tidak boleh ketinggalan adalah toner. Toner yang bagus untuk kulit kering bebas alkohol dan mengandung gliserin, asam hialuronat, atau bahan pelembab lainnya. Toner dapat melembabkan kulit dan membantu penyerapan produk selanjutnya.

3. Kulit normal dan kombinasi

krim malam

Orang dengan kulit normal tidak terlalu membutuhkan cara khusus untuk membasuh muka, selama kulit Anda tidak mengalami masalah tertentu. Ikuti saja langkah-langkahnya seperti biasa dengan menggunakan sabun, toner, pembersih, dan pelembab untuk kulit normal.

Sedangkan pemilik kulit kombinasi bisa mencuci muka dengan cara yang sama seperti kulit berminyak. Berfokuslah untuk membersihkan bagian wajah yang paling berminyak yang biasanya ditemukan Zona-T.

Pilih pembersih wajah yang mengandung pelembab seperti ceramide, gliserin, atau asam hialuronat. Meski kulit Anda cenderung berminyak, kulit kombinasi juga memiliki area yang lebih kering, terutama di sekitar pipi dan di bawah mata.

Keringkan wajah Anda dengan handuk lembut. Setelah itu, gunakan toner bebas alkohol untuk menyeimbangkan pH kulit dan menjaganya tetap lembab. Selesaikan rutinitas produk perawatan kulit Anda dengan menggunakan serum, pelembab, dan tabir surya.

Kesalahan mencuci muka yang sering terjadi

penghapus riasan

Cuci muka berkali-kali, tapi tidak mendapatkan hasil yang diinginkan? Ini bisa terjadi karena Anda melakukan sejumlah kesalahan dalam membersihkan wajah. Berikut adalah daftar kesalahan paling umum.

1. Jangan mencuci tangan Anda

Tak sedikit yang masih lupa mencuci tangan sebelum membersihkan wajah. Padahal, menyentuh wajah dengan tangan kotor bisa memindahkan bakteri dan kotoran ke pori-pori wajah. Akibatnya, kulit wajah justru menumbuhkan jerawat.

2. Jangan membersihkan riasan wajah dulu

Sebelum mencuci muka, penting untuk menghapus riasan alias dandan di wajah dulu. Gunakan pembersih bebas alkohol atau yang sesuai dengan jenis kulit wajah Anda sebelum mencuci muka dengan sabun seperti biasa.

3. Terlalu banyak sabun wajah

Sebaiknya jangan terlalu banyak menggunakan sabun saat mencuci muka, karena bahan kimia di dalamnya bisa mengiritasi kulit. Anda hanya membutuhkan sabun seukuran ujung jari. Jika lebih dari itu, penggunaan sabun justru bisa mengiritasi dan mengeringkan kulit Anda.

4. Asalkan Anda memilih sabun cuci muka

Zat tertentu dalam pembersih wajah mungkin terlalu keras untuk kulit Anda. Sebaiknya hindari pembersih wajah yang mengandung deterjen keras seperti sodium laureth sulfate (SLES), sodium lauryl sulfate (SLS), mentol, atau alkohol.

5. Gosok kulit terlalu keras

Menggosok kulit wajah terlalu keras saat mencuci muka tidak menjamin kulit Anda menjadi lebih bersih. Sebaliknya, hal ini justru bisa menimbulkan iritasi, kerusakan kulit sensitif, hingga peradangan yang ditandai dengan ruam kemerahan.

Dampak ini juga bisa terjadi akibat penggunaan handuk yang kasar. Oleh karena itu, gunakan handuk wajah khusus dengan bahan yang lebih lembut. Tepuk-tepuk wajah Anda hingga kering, bukan menggosoknya.

Banyaknya produk pembersih wajah yang digunakan bukanlah jaminan untuk kulit bersih dan bebas kotoran. Cara mencuci muka yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga bisa menimbulkan masalah baru pada kulit Anda.

Selalu perhatikan pedoman pembersihan wajah yang benar agar kulit wajah Anda mendapatkan manfaatnya. Jika Anda memiliki masalah dengan kulit Anda, coba hentikan produk untuk sementara waktu untuk menentukan apakah itu pembersih wajah Anda.

Postingan Cara Mencuci Wajah Dengan Benar Agar Kulit Bebas Dari Kotoran muncul pertama kali di Hello Sehat.