Gejala dan Pengobatan Medis Penyakit Kanker Servik (Kanker Leher Rahim)

23

Gejala dan Pengobatan Medis Kanker Serviks (Kanker Serviks) – Di Indonesia, kanker serviks atau kanker serviks masih banyak ditemukan, terutama menyerang wanita baik remaja maupun dewasa. Hingga tak heran beberapa waktu lalu, pemerintah melewatinya Menteri Kesehatan RI akan sangat intens dalam melakukan sosialisasi bahaya kanker serviks dan agar wanita sedini mungkin mengantisipasi penyakit yang menyerang sekitar organ wanita ini.

Kanker serviks atau kanker serviks adalah jenis kanker yang disebabkan oleh beberapa jenis virus dan menyerang rahim atau organ reproduksi wanita, yaitu antara rahim (uterus) dan organ hubungan intim wanita (vagina). Virus yang menyebabkan kanker serviks menyebar melalui kontak seksual dan dipanggil oleh Human Papilloma Virus (HPV).

Bagi beberapa wanita yang memiliki daya tahan yang kuat dengan sendirinya dapat melawan dan menghambat perkembangan Infeksi Human Papilloma Virus (HPV), tetapi untuk wanita yang tidak memilikinya, Infeksi virus HPV akan terus tumbuh sehingga pada akhirnya akan mengarah pada pertumbuhan sel-sel baru di rahim (kanker serviks).

Kanker serviks
Kanker serviks

Untuk wanita tahu bahaya kanker serviks itu penting, semuanya disebabkan sampai saat ini kanker serviks (kanker serviks) adalah penyakit nomor 1 sebagai pembunuh wanita tertinggi di Indonesia. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kanker serviks, beberapa penjelasan berikut tentu dapat menambah pengetahuan Anda mengenai kanker wanita ini.

Tanda dan Gejala Kanker Serviks (Kanker Serviks)

Gejala Kanker Serviks
Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks berisiko bagi wanita dengan gaya hidup tertentu seperti merokok, mengambil kontrasepsi oral jangka panjang, sering melahirkan anak-anak atau wanita itu telah terinfeksi HIV AIDS sebelumnya.

Biasanya, kanker serviks ditandai dengan munculnya pertumbuhan abnormal sel-sel di sekitar rahim (serviks) dan baru kemudian menjadi kanker. Sebenarnya pertumbuhan dan perkembangan sel-sel abnormal ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjadi sel kanker serviks bahkan bisa bertahun-tahun untuk itu ketika tanda ini telah diketahui sedini mungkin, maka menghentikan perkembangan sel-sel abnormal dalam rahim adalah cara yang tepat untuk menghindari menjadi sel kanker serviks.

Ada beberapa gejala yang dirasakan oleh wanita yang menderita kanker serviks antara lain:

  1. Terjadinya perdarahan setelah aktivitas seksual.
  2. Adanya kotoran dalam urin saat buang air kecil.
  3. nafsu makan hilang sampai mengurangi berat badan dengan cepat
  4. Munculnya nyeri pada tungkai, terutama di kaki, tulang belakang dan panggul.
  5. Untuk kasus lama, kanker serviks juga dapat membuat fraktur tulang panggul wanita dan ini juga salah satu gejala untuk mengenali kanker serviks.
    tes pap smear
tes pap smear

Jika salah satu gejala ini terjadi pada pasien, biasanya tim medis akan melakukannya Tes Pap Smear untuk memastikan apakah pasien benar-benar memilikinya kanker serviks. Fungsi Pap Smear Test pada dasarnya ada untuk mendeteksi keberadaan sel-sel abnormal di dalam rahim, untuk itu pelaksanaan tes ini lebih awal dilakukan semakin baik akan di mendeteksi kanker serviks sehingga cepat dalam penanganan dan perawatan medis. Lalu apapun perawatan medis untuk kanker serviks ini? Lihatlah penjelasan berikut!

Baca juga:

20 Gejala Diabetes Mellitus Yang Mudah Diakui

6 Faktor Yang Menyebabkan Malnutrisi pada Bayi dan Anak

Manfaat, Efek Samping dan Dosis Amoksisilin 500mg

Penyebab Gejala Bronkitis dan cara mengobatinya

Mengingat Masalah Kesehatan Ibu dan Anak saat ini di Indonesia

Pencegahan dan Perawatan Medis Kanker Serviks (Kanker Serviks)

Untuk panggung pencegahan kanker serviks, secara medis, pencegahan bisa dilakukan dengan memberi vaksin gardasil untuk mencegah infeksi HPV pada wanita muda atau wanita dewasa.

Namun, untuk perawatan medis pada pasien yang menderita kanker serviks maka ada beberapa tindakan yang biasanya diambil oleh medis dalam perjalanan mengobati penyakit ini, termasuk yang berikut:

  1. Biopsi, ini dimaksudkan untuk pemeriksaan sel-sel kanker yang ada dengan hati-hati sehingga kemudian keputusan obat atau tindakan apa yang paling tepat untuk mengambil selanjutnya.
  2. Tindakan Pemanasan dalam sel abnormal dengan sinar laser.
  3. Tindakan operasiyaitu, mengangkat sel-sel kanker bahkan dapat mencapai pengangkatan rahim atau leher rahim pasien.
  4. Penggunaan sinar-X kekuatan tinggi (radioterapi) dalam sel kanker.