Mengapa Ada Orang yang Nyetrum Ketika Disentuh?

26

Pernahkah Anda merasa seperti tersengat listrik ketika Anda melakukan kontak dengan orang lain? Tenang, Anda tidak sendiri. Banyak orang melaporkan sensasi seperti sengatan listrik saat menyentuh kulit atau pakaian orang lain. Apa yang sebenarnya Anda rasakan adalah dampak konduktansi elektrostatis. Namun, orang-orang tertentu memang lebih sering merasakannya syok saat disentuh. Kenapa begitu ya? Langsung saja cari tahu jawabannya di bawah ini.

Bagaimana seseorang bisa syok saat disentuh?

Tanpa Anda sadari, tubuh manusia adalah medan listrik alami. Di dalam tubuh, listrik berfungsi mengatur berbagai fungsi organ, mulai dari otak hingga jantung. Listrik dalam tubuh Anda berasal dari atom yang tersusun dari tiga unsur utama yaitu proton, elektron, dan neutron. Proton mengandung muatan positif, elektron mengandung muatan negatif, dan neutron mengandung muatan netral.

Dalam kondisi ideal, sebuah atom mengandung muatan positif dan negatif dalam jumlah yang sama. Namun, jika atom di kulit Anda memiliki elektron berlebih, Anda akan menghantarkan muatan negatif. Begitu pula sebaliknya jika Anda memiliki proton berlebih.

Anda mungkin masih ingat pelajaran IPA di sekolah, bahwa muatan negatif selalu mengarah ke muatan positif. Pertemuan dan perpindahan kedua muatan ini menyebabkan reaksi statis seperti sengatan listrik.

Jadi, jika kulit atom Anda memiliki elektron berlebih dan Anda bersentuhan dengan seseorang yang memiliki proton berlebih, muatan negatif Anda akan bereaksi dengan muatan positif orang lain. Inilah yang membuat Anda merasakan orang itu syok saat disentuh.

Faktor-faktor yang membuat seseorang merasa syok

Setelah memahami bagaimana kulit seseorang menghantarkan listrik statis, Anda mungkin bertanya-tanya mengapa orang-orang tertentu lebih sering merasakannya syok saat disentuh. Ternyata, ada beberapa faktor yang bisa membuat atom-atom dalam tubuh seseorang tidak seimbang kadar proton dan elektronnya. Lihat faktor-faktor berikut ini.

  • Jalan sambil menyeret kaki. Saat Anda menyeret kaki, gesekan antara kaki dan lantai dapat memindahkan banyak elektron di kaki Anda. Sedangkan proton dari tubuh Anda bergerak ke lantai atau tanah. Akibatnya atom-atom dalam tubuh menjadi tidak seimbang karena sebagian besar bermuatan negatif dari elektron.
  • Kenakan sepatu dengan sol karet. Sol karet cenderung lebih mudah menghantarkan listrik statis. Untuk menghindari sengatan listrik statis, coba pilih sepatu dengan sol berbahan kulit.
  • Pakaian yang terbuat dari wol, poliester (serat sintetis), atau sutra. Berhati-hatilah jika Anda mengenakan jaket atau pakaian yang terbuat dari wol, serat sintetis, atau sutra. Bahan tekstil ini rentan menyebabkan ketidakseimbangan proton dan elektron.
  • Kulit kering. Anda yang memiliki kulit kering mungkin sering merasakan sensasi syok saat disentuh oleh orang lain. Ini karena kulit kering bisa melepaskan elektron dengan mudah. Kulit Anda juga menjadi kelebihan beban secara positif dan akan bereaksi ketika berhubungan dengan orang yang kelebihan beban secara negatif.
  • Duduklah di kursi plastik. Duduk di kursi plastik terlalu lama dapat membuat Anda rentan terhadap pelepasan muatan listrik statis. Gesekan antara pakaian Anda dan permukaan plastik dapat menyebabkan atom-atom dalam tubuh Anda kelebihan proton. Untuk menghindari reaksi ini jika harus duduk dalam waktu lama di kursi plastik, pilihlah pakaian berbahan katun karena muatannya netral.
  • Udaranya dingin dan kering. Berada di ruangan terbuka yang dingin atau ber-AC akan membuat atom kehilangan keseimbangan proton dan elektronnya. Sementara itu, udara hangat atau lembab dapat mengikat muatan berlebih, menjaga keseimbangan atom di sekitar Anda.

Postingan Mengapa Orang Terkejut Saat Disentuh? muncul pertama kali di Hello Sehat.