Ternyata, Ukuran Vagina Itu Berbeda-Beda dan Bisa Berubah, Kok Bisa?

13

Vagina merupakan alat reproduksi wanita yang berfungsi sebagai saluran keluar darah saat haid dan jalan lahir bayi saat melahirkan. Sama seperti organ tubuh lainnya, vagina juga bervariasi dalam bentuk, ukuran dan kedalaman. Selain itu, ukuran vagina juga bisa berubah seiring waktu.

Ketahui ukuran dan tampilan vagina

Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Obstetrics and Gynecology mengatakan bahwa kedalaman rata-rata vagina adalah sekitar 3,77 inci, yang setara dengan 9,6 sentimeter (cm), tetapi penampilan vagina dapat sangat bervariasi.

Padahal, kedalaman vagina (dari bukaan hingga ujung serviks atau leher rahim) bisa mencapai 7 inci atau 17,7 cm.

Vagina merupakan saluran yang menghubungkan rahim, leher rahim, dan bagian luar organ intim, seperti vulva. Di dalam vagina terdapat jaringan mukosa yang terdiri dari sel-sel khusus yang mengeluarkan cairan pelumas. Ini membantu dinding vagina meregang.

Bagian luar dari alat kelamin wanita yang bisa dilihat dengan mata telanjang adalah vulva. Bagian-bagian dari vulva ini termasuk mons pubis (punuk kemaluan), labia majora (bibir luar), labia minora (bibir dalam), bukaan uretra (saluran kemih), klitoris, dan vagina. Organ-organ ini bekerja sama untuk mendukung buang air kecil dan reproduksi seksual.

Ukuran dan penampilan vulva bervariasi dari wanita ke wanita. Vulva mungkin berwarna sama atau lebih gelap dari bagian tubuh lainnya.

Begitu juga dengan labia majora, warna, ukuran, dan bentuk labia majora akan berbeda-beda untuk tiap wanita tergantung dari kandungan jaringan lemaknya. Panjang labia majora bisa sekitar 2,7-4,7 inci atau 7-12 cm.

Sedangkan ukuran klitorisnya berkisar antara 0,1-1,3 inci atau 5-35 milimeter (mm). Namun, ukuran klitoris bisa membesar atau membengkak saat wanita terangsang.

Ukuran vagina bisa berubah

Kedalaman dan ukuran vagina bisa berubah dalam kondisi tertentu. Vagina bisa meregang agar sesuai dengan pemasangan tampon atau penis.

Saat Anda bersemangat, lebih banyak darah akan mengalir ke vagina. Hal ini menyebabkan vagina memanjang dan serviks sedikit terangkat. Ini memungkinkan penis atau mainan seks masuk ke dalam vagina.

Ukuran penis ereksi rata-rata sekitar 33 persen lebih panjang dari rata-rata kedalaman vagina. Meski ukuran vagina dan penis bisa bervariasi, organ-organ ini biasanya bisa menyesuaikan satu sama lain.

Sebuah penelitian menemukan rata-rata panjang penis yang ereksi lebih dari 5 inci atau 13,12 cm. Beberapa wanita mungkin merasa tidak nyaman jika pasangan seksual mereka memiliki penis yang lebih besar dari rata-rata.

Ini memungkinkan penis atau mainan seks masuk lebih dalam dan hampir menyentuh serviks, yang bisa terasa menyakitkan atau tidak nyaman.

Perubahan vagina seiring waktu

Penelitian belum menemukan perbedaan kedalaman vagina pada wanita yang pernah melahirkan dan yang tidak. Penampilan vagina tidak akan berubah, karena letaknya di dalam. Faktanya, penelitian tidak menemukan hubungan antara kedalaman vagina wanita dan usianya.

Namun, labia mungkin tampak lebih kecil dari waktu ke waktu. Hal ini karena jumlah estrogen dalam tubuh menurun seiring bertambahnya usia, yang dapat mengurangi lemak dan kolagen.

Vagina juga bisa berubah warna, menjadi lebih terang atau lebih gelap dengan perubahan hormonal dari waktu ke waktu.

Beberapa wanita mungkin merasakan ada sesuatu yang berubah pada vagina setelah melahirkan. Sedangkan jaringan di vagina membentang untuk membantu bayi keluar, dan ini tidak permanen.

Studi tersebut tidak menemukan perbedaan ukuran vagina antara wanita yang pernah melahirkan dan mereka yang tidak.

Jika wanita yang pernah melahirkan merasakan vagina yang berbeda, dokter biasanya menganjurkan untuk melakukan senam kegel. Latihan ini melibatkan meremas dan melepaskan otot yang digunakan untuk mengontrol buang air kecil guna membantu memperkuat dasar panggul.

Postingan Ternyata, Ukuran Vagina Beda Dan Bisa Berubah, Kok Bisa? muncul pertama kali di Hello Sehat.